Berikut ini kumpulan cerita humor,
hanya pengen berbagi, kali saja bisa tersenyum setelah membaca cerita ini.
Senyum itu ibadah kawan, jadinya bisa dapat pahala kalo bikin orang lain
tersenyum. Maaf, sama sekali tidak ada niat untuk melakukan pencemaran nama
baik terhadap setiap oknum, orang atau tokoh dalam cerita berikut. Lagian, saya
hanya menjadi penyebar cerita ini. Orang yang nulis gak tau dah pada dimana.
Semoga mereka dapat pahala dengan menebarkan senyum. Sekali lagi, semua
kejadian dalam cerita ini adalah fiktif, jika ada kesamaan nama, tokoh atau
karakter, hanya karena kebetulan semata. haha...
Pergi Ke Surga
Guru Sekolah bertanya pada murid2nya,
“Siapa yang ingin pergi ke Surga, coba angkat tangan!”
Semua murid-murid di kelas itu
mengangkat tangannya, kecuali seorang anak kecil.
Guru bertanya, “Kamu tidak ingin pergi
ke Surga?”
Murid itu menjawab, “Tidak, bu Guru.
Ibu menyuruh saya segera pulang ke rumah, tidak boleh pergi kemana-mana.”
Berita Buruk Dan Baik
Sehabis cuti, Direktur kembali ke
kantornya.
“Pak Direktur,” begitulah sambutan
hangat sekretarisnya,
“Ada 2 berita untuk Bapak. Yang
satu buruk, dan yang satunya lagi baik.”
“Mulailah dengan berita buruk itu.”
“maaf Pak, sejak 2 minggu yang lalu,
Bapak bukan direktur lagi.”
“Yang baik?”
“Kita akan punya anak.”
???!!
Terbukti
“Kenapa kamu berhenti dari pekerjaan
terakhirmu?”
“Boss saya menuduh saya mencuri uang
perusahaan.”
“Kenapa tidak kau suruh dia
membuktikannya?”
“Sudah. Ternyata dia bisa.”
Memelas
Seorang anak berlari menemui ibunya di
dapur.
Anak : “Bu, minta uang.”
Ibu : “Buat apa?”
Anak : “Itu, di depan rumah ada orang
yang berteriak memelas.”
Ibu : “Apa teriakannya?”
Anak : “Bakso, Bakso!”
Takut
“Waktu anakmu kejatuhan buah kelapa,
kenapa kamu tidak menolongnya?”
“Aku takut.”
“Takut apa?”
“Takut turun dari pohon kelapa yang aku
panjat.”
Kenapa Indonesia Gak Maju-Maju
Bertahun-tahun, gue heran kenapa sih
Indonesia “Kagak maju-2″ meski sudah merdeka 57 tahun. Tapi sekarang … gue
sudah tahu alasannya.
Berdasarkan data statistik :
- Jumlah
penduduk Indonesia ada 237 juta. 104 juta diantaranya adalah para
pensiunan. Jadi yang kerja cuma 133 juta.
- Jumlah
pelajar dan mahasiswa adalah 85 juta. Jadi tinggal 48 juta orang yang
kerja.
- Yang
kerja buat pemerintah pusat jadi pegawai negeri ada 29 juta. Jadi tinggal
19 juta yang kerja.
- Ada
4 juta yang jadi ABRI dan polisi. Jadi tinggal 15 juta yang kerja
- Ada
lagi yang kerja di pemerintahan daerah dan departemen2 jumlahnya
14,800,000. Jadi sisanya tinggal 200,000.
- Yang
sakit dan dirawat di Rumah Sakit di seluruh Indonesia ada 188,000. Jadi
sisa 12,000 orang saja yang kerja.
- Ada
11,998 orang yang dipenjara. Jadi tinggal sisa dua orang saja yang masih
bisa kerja. Siapa mereka ???
Yaa… tentu saja GUE sama ELU !
Terus diantara kita kenapa???
ELU ‘kan lagi baca2 ginian
Jadi tinggal GUE SENDIRI YANG
KERJA!!!!!!!
Pantes dech kalau begini Indonesia
kagak maju-maju……….!!!!@@@#!#@!!
Balada Kaki 1000
Ada tiga friends, satunya kura”..satu
lagi kodok.. terus satunya lagi uler kaki seribu. Suatu hari kura” mengundang
dua temennya kerumahnya buat pesta kecil-kecilan. So.. mereka bertiga bikin
pesta kecil di rumah kura”. Setelah asyik ngobrol, makan, minum and lain-lain…
Si kodok berkata : “Eh..dari tadi
kayaknya ada yang kurang ya..elu pada ngerasa gak..Oh iya kita kok gak ngerokok
ya..pantesan mulut asem banget nih..”
Kura-Kura : “iya ya..sorry gue
lupa nggak nyediain rokok…kalo gitu lu beli aje deh ‘Dok..warungnya deket
khan..!”
Kodok : “Lho koq gue sih.. khan tuan
rumahnya elu ‘Ra..”
Kura-Kura : “iya sih.. tapi khan
gue jalannya lambat.. kalo elu khan bisa cepet..!!”
Kodok : “Ah.. nggak bisa gitu
donk!!..lagian kalo soal cepet..pasti si uler kaki seribu lebih cepet dari
gue.. kakinya aja ada seribu!!!”
Kura-Kura : “Oh iya ya.. Elu aja deh
yang pergi..uler Kaki seribu..”
Uler K.1000 : “koq jadi gue sih..”
Kodok : “Udah ..nggak apa-apa..elu
aja.. buruan..”
Akhirnya si Uler K.1000 pergi juga
untuk membeli rokok. Si Kodok dan Kura-Kura nungguin sambil ngegosipin
artis-artis lokal. Lima menit menunggu…si Uler K.1000 belum dateng juga…10
menit..20 menit…satu jam…dan ternyata sampe tiga jam Uler K.1000 gak nongol2
juga.
Kodok : “Kooq Uler K.1000 nggak pulang2
ya..?”
Kura-Kura : “Iya nih..gue jadi
kuatir..kita susulin aja yuk, Dok…!”
Kodok : “ayuk deh..!”
Tapi pas si Kura-Kura buka
pintu…ternyata uler K.1000 udah ada di depan pintu.
Kura-Kura : “Nah ni dia..!”
Kodok : “Iya nih dari tadi ditungguin
juga…mana rokoknya..mulut gue udah asem banget nih..?!”
Uler K.1000 : “Boro2 rokok…jalan aja
belom..!!”
Kodok : ” Haah belom jalan …emangnya
dari tadi ngapain aja…?”
Uler K.1000 : “Yee..elu nggak liat gue
lagi PAKE SEPATU..!!!!!”
Kecebur
Anak : “Bu, dari tadi si Ima nangis
terus, nggak mau berhenti.”
Ibu : “Ini Rp 500,-. Kasih ke dia buat
jajan. Bilang, jangan nangis lagi.”
Anak : “Percuma, Bu.. Dia nggak bakal
mau diam.”
Ibu : “Dasar anak nakal. Di mana sih
dia sekarang?”
Anak : ” Tuh, di dalam sumur.”
Menyesal Duluan
Iwan : “Mir, kata orang, penyesalan selalu
datang belakangan. Tetapi Kemarin ada lho, orang yang menyesal duluan.”
Amir : “Mungkin dia keburu sadar,
sebelum bertindak.”
Iwan : “Bukan begitu. Orang ini
beriringan sama kawan-kawannya. Dia jalan paling depan. Tiba tiba dia
terperosok masuk comberan. Eh setelah ditolong, ia nyeletuk, “Nyesel deh aku
jalan duluan.”
Ketahuan
Seorang anak yang mencuri mangga
kepergok si empunya pohon.
Pemilik : “Hei, sedang apa kami di atas
situ?”
Anak : “Anu, Pak. Cari layang-layang.”
Pemilik : “Buat apa?”
Anak : (Tambah gugup) “Eh, buat bikin
rujak, Pak.”
Melukis
“Sedang ngapain kamu, Wan?”
“Sedang melukis kuda makan rumput.”
“Mana rumputnya? Kok nggak kelihatan?”
“Sudah dimakan kuda.”
“Lho, kudanya mana?”
“Sudah pergi! Untuk apa lagi dia di
sini, kalau rumputnya sudah habis!”
Ngebut Di Jalan
Seorang petugas polisi di kota kecil
menghentikan seorang pengendara sepeda motor yang kedapatan ngebut di jalan
utama kota.
“Tapi Pak,” kata pria pengendara motor
itu, “saya bisa menjelaskan alasannya.”
“Jangan banyak omong,” bentak polisi
itu. “Saya akan menahan kamu sampai Kepala Polisi datang.”
“Tapi, Pak, anda harus dengar saya
dulu. Saya……”
“Sudah kubilang jangan banyak omong!
Kamu akan segera saya masukkan ke dalam tahanan!”
Beberapa jam kemudian, polisi itu
menengok kembali tahanan tersebut dan berkata,
“Kamu sangat beruntung, karena hari ini
Kepala Polisi sedang menghadiri pernikahan putrinya. Hatinya pasti senang saat
dia kembali ke sini nanti.”
“Jangan harap,” jawab pria tersebut
dari dalam tahanan. “Saya adalah pengantin prianya.”
Bersambung …
Niyaz
Khalil
Harapan
dari Seorang Sahabat

0 komentar:
Posting Komentar